- BEM SI SIAP MENJADI PELOPOR PERJUANGAN PENDIDIKAN DAN MENJAGA KONDUSIFITAS DI YOGYAKARTA
- ALIANSI MAHASISWA UNY SIAP MEMPERJUNGKAN KEBEBASAN PERDANA ARIE DAN MENJAGA SLEMAN TETAP KONDUSIF
- SATGAS DPC PDIP KABUPATEN SLEMAN PERKUAT SOLIDITAS DAN KOMITMEN JAGA KAMTIBMAS
- KOMITMEN ALIANSI RAKYAT PEDULI INDONESIA (ARPI) DALAM MENJAGA INTEGRITAS DAN KEAMANAN DI KABUPATEN S
- KELUARGA MADURA YOGYAKARTA SIAP MEMBANTU MENCIPTAKAN SITUASI KAMTIBMAS YANG KONDUSIF DI KABUPATEN SL
- BRIGADE JOXZIN SATU KOMANDO PAKEM TEGASKAN KOMITMEN JAGA KAMTIBMAS
- SINERGI DPW FRONT PERSAUDARAAN ISLAM DIY DALAM MENJAGA KAMTIBMAS DI BUMI SEMBADA
- PAGUYUBAN PEDAGANG PASAR JANGKANG JAGA HARGA SEMBAKO MENJELANG HARI RAYA NATAL DAN TAHUN BARU 2025/2
- SEKOLAH POLITIK 101 DUKUNG SLEMAN TETAP AMAN
- LASKAR MACAN LORENG KABUPATEN SLEMAN BERKOMITMEN MENJAGA KAMTIBMAS SLEMAN KONDUSIF
BEM UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA SIAP JAGA SITUASI AMAN SLEMAN
BEM Universitas Negeri Yogyakarta Siap Jaga Situasi Aman Sleman
Demonstrasi menjadi salah satu cara mahasiswa menyampaikan
aspirasi terhadap pemerintah. Kebersamaan mahasiswa dalam berpendapat
diharapkan menggugah para wakil rakyat dan pemerintah, agar tetap memegang
norma-norma kemanusiaan dalam menjalankan roda pemerintahan. Demonstrasi-demonstrasi
mahasiswa mulai bermunculan seiring dengan memanasnya situasi politik dan
ekonomi pada tahun 1960-an, yang mendorong adanya krisis ekonomi dan politik.
Krisis ekonomi terjadi karena adanya inflasi yang mencapai angka 450–600%
karena pemerintah mencetak uang yang sangat banyak. Akibat dari adanya inflasi
adalah harga-harga barang justru makin sulit didapatkan oleh masyarakat
berpenghasilan rendah.
Baca Lainnya :
- MASYARAKAT PADUKUHAN BANTULAN SEPAKAT JAGA KONDISI KAMTIBMAS 0
- PAGUYUBAN PEDAGANG PASAR GAMPING KOMITMEN MAKANAN DAN MINUMAN MENGANDUNG BAHAN KIMIA BERBAHAYA0
- MENJELANG HUT KE-10, GPK BRIGADE REMBLONK SIAP TEGUHKAN KOMITMEN JAGA SLEMAN0
- ATMO 5 SOCIAL COMMUNITY MENYATAKAN KESIAPANNYA MENDUKUNG KEPOLISIAN MENCIPTAKAN SITUASI KONDUSIF DI 0
- ALIANSI RAKYAT PEDULI INDONESIA SIAP JAGA KONDUSIFITAS KABUPATEN SLEMAN DALAM AKSI UNJUK RASA0
Sebagai salah satu negara
dengan potensi sumber daya manusia terbesar di dunia, isu kesejahteraan buruh
seharusnya menjadi konsen utama pemerintah, dengan membuat kebijakan yang
berada di sisi yang pro terhadap keadaan buruh. Munculnya Undang-Undang Cipta
Kerja yang dari mulai penyusunannya sangat mendiskriminasi keberadaan buruh
karena hanya dirumuskan oleh pihak-pihak tertentu saja menjadi bukti bahwa
pemerintah tidak memiliki itikad baik bagi peningkatan kesejahteraan buruh. Sementara
itu, di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta terdapat Aliansi Mahasiswa UNY yang
merupakan sebuah organisasi mahsiswa di Yogyakarta aktif dalam menanggapi
permasalahan yang ada di Indonesia khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta baik
itu soal pendidikan, kesehatan, agraria, dan bahkan infrastruktur. Hal tersebut
dianggap karena ketidakmampuan negara dalam menjamin kesejahteraan seluruh
masyarakat Indonesia.
Baru-baru ini Aliansi Mahasiswa UNY menyuarakan Terkait Rencana Aksi Peringatan Mayday (Safari
Mayday) Di Beberapa Kampus Wilayah Sleman. Aksi Hari Buruh Internasional atau Mayday memang selalu menjadi perhatian
khusus bagi setiap pemerintahan yang ada di setiap negara. Dampak yang
ditimbulkan dari Aksi Mayday berpengaruh terhadap perputaran ekonomi pada saat
buruh melaksanakan aksi massa. Hal ini menyebabkan pihak Kepolisian selalu
siaga dalam merespon penyelenggaran Aksi Mayday. Aksi massa atau demo merupakan
salah satu bentuk kebebasan berekspresi. Bagi mahasiswa, aksi turun ke jalan
adalah cara untuk menjadi orang yang lebih dewasa dengan keluar dari zona
nyaman di ruang kuliah untuk menyuarakan kegelisahan yang dirasakan masyarakat.
Selain itu, kampus yang merupakan rahim untuk melahirkan pemimpin di masa
depan, tidak ingin melahirkan pemimpin yang tidak adil melainkan pemimpin yang
dewasa dengan kematangan berpikir.
Melihat fenomena belakangan ini yang
menunjukan ketidakberpihakan pemerintah terhadap kaum buruh dan pekerja menjadi
perhatian terutama ketika matahari terbit di awal bulan Mei yang kerap
diperingati sebagai hari buruh Internasional. Peringatan ini dijadikan momentum
perjuangan bagi segenap kaum pekerja di Indonesia untuk menuntut segala
aspirasi mereka terutama yang menyangkut kesejahteraan mereka dari mulai upah
dan juga hak-hak yang belum dipenuhi oleh penguasa. Jika dibandingkan dengan
beberapa negara tetangga Indonesia seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.
Indonesia masih jauh tertinggal dalam segi upah, padahal memiliki potensi yang
lebih besar karena memiliki cadangan sumber daya alam dan sumber daya manusia
yang melimpah. Kecilnya jumlah upah juga diakibatkan oleh lemahnya sumber daya
manusia Indonesia dibandingkan dengan negara lain.
Sdr. Rajesh Singh mahasiswa UNY
jurusan Manajemen selaku ketua BEM Universitas Negeri Yogyakarta yang menjadi salah
satu Koordinator Aliansi Mahasiswa UNY ini siap memimpin Aliansi Mahasiswa UNY untuk
berjuang dengan tetap menjaga kondusifitas di Kabupaten Sleman. Aliansi Mahasiswa
UNY sendiri menyatakan siap menjadi pelopor generasi muda terutama seluruh
elemen Mahasiswa di DIY untuk turut serta serta bersama sama elemen masyarakat,
Polri dan TNI dalam menjaga kabupaten Sleman supaya tetap kondusif.






