BEM UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA SIAP JAGA SITUASI AMAN SLEMAN
BEM Universitas Negeri Yogyakarta Siap Jaga Situasi Aman Sleman

By ADMIN 10 Mei 2025, 14:28:06 WIB Komunitas
BEM UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA SIAP JAGA SITUASI AMAN SLEMAN

Sebagai negara demokrasi, mahasiswa menjadi salah satu aktor yang mengawasi dan menjaga jalannya demokrasi. Secara historis, gerakan mahasiswa banyak terlibat dalam kehidupan politik Indonesia. Melalui serangkaian pergerakan, mahasiswa senantiasa menyampaikan aspirasi tentang jalannya pemerintahan dan kebijakan pemerintah, agar semata-mata tetap memprioritaskan kepentingan rakyat.

 

Demonstrasi menjadi salah satu cara mahasiswa menyampaikan aspirasi terhadap pemerintah. Kebersamaan mahasiswa dalam berpendapat diharapkan menggugah para wakil rakyat dan pemerintah, agar tetap memegang norma-norma kemanusiaan dalam menjalankan roda pemerintahan. Demonstrasi-demonstrasi mahasiswa mulai bermunculan seiring dengan memanasnya situasi politik dan ekonomi pada tahun 1960-an, yang mendorong adanya krisis ekonomi dan politik. Krisis ekonomi terjadi karena adanya inflasi yang mencapai angka 450–600% karena pemerintah mencetak uang yang sangat banyak. Akibat dari adanya inflasi adalah harga-harga barang justru makin sulit didapatkan oleh masyarakat berpenghasilan rendah.

Baca Lainnya :

 

Sebagai salah satu negara dengan potensi sumber daya manusia terbesar di dunia, isu kesejahteraan buruh seharusnya menjadi konsen utama pemerintah, dengan membuat kebijakan yang berada di sisi yang pro terhadap keadaan buruh. Munculnya Undang-Undang Cipta Kerja yang dari mulai penyusunannya sangat mendiskriminasi keberadaan buruh karena hanya dirumuskan oleh pihak-pihak tertentu saja menjadi bukti bahwa pemerintah tidak memiliki itikad baik bagi peningkatan kesejahteraan buruh. Sementara itu, di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta terdapat Aliansi Mahasiswa UNY yang merupakan sebuah organisasi mahsiswa di Yogyakarta aktif dalam menanggapi permasalahan yang ada di Indonesia khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta baik itu soal pendidikan, kesehatan, agraria, dan bahkan infrastruktur. Hal tersebut dianggap karena ketidakmampuan negara dalam menjamin kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia.

 

Baru-baru ini Aliansi Mahasiswa UNY menyuarakan Terkait Rencana Aksi Peringatan Mayday (Safari Mayday) Di Beberapa Kampus Wilayah Sleman. Aksi Hari Buruh Internasional atau Mayday memang selalu menjadi perhatian khusus bagi setiap pemerintahan yang ada di setiap negara. Dampak yang ditimbulkan dari Aksi Mayday berpengaruh terhadap perputaran ekonomi pada saat buruh melaksanakan aksi massa. Hal ini menyebabkan pihak Kepolisian selalu siaga dalam merespon penyelenggaran Aksi Mayday. Aksi massa atau demo merupakan salah satu bentuk kebebasan berekspresi. Bagi mahasiswa, aksi turun ke jalan adalah cara untuk menjadi orang yang lebih dewasa dengan keluar dari zona nyaman di ruang kuliah untuk menyuarakan kegelisahan yang dirasakan masyarakat. Selain itu, kampus yang merupakan rahim untuk melahirkan pemimpin di masa depan, tidak ingin melahirkan pemimpin yang tidak adil melainkan pemimpin yang dewasa dengan kematangan berpikir.

 

Melihat fenomena belakangan ini yang menunjukan ketidakberpihakan pemerintah terhadap kaum buruh dan pekerja menjadi perhatian terutama ketika matahari terbit di awal bulan Mei yang kerap diperingati sebagai hari buruh Internasional. Peringatan ini dijadikan momentum perjuangan bagi segenap kaum pekerja di Indonesia untuk menuntut segala aspirasi mereka terutama yang menyangkut kesejahteraan mereka dari mulai upah dan juga hak-hak yang belum dipenuhi oleh penguasa. Jika dibandingkan dengan beberapa negara tetangga Indonesia seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Indonesia masih jauh tertinggal dalam segi upah, padahal memiliki potensi yang lebih besar karena memiliki cadangan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang melimpah. Kecilnya jumlah upah juga diakibatkan oleh lemahnya sumber daya manusia Indonesia dibandingkan dengan negara lain.

 

Sdr. Rajesh Singh mahasiswa UNY jurusan Manajemen selaku ketua BEM Universitas Negeri Yogyakarta yang menjadi salah satu Koordinator Aliansi Mahasiswa UNY ini siap memimpin Aliansi Mahasiswa UNY untuk berjuang dengan tetap menjaga kondusifitas di Kabupaten Sleman. Aliansi Mahasiswa UNY sendiri menyatakan siap menjadi pelopor generasi muda terutama seluruh elemen Mahasiswa di DIY untuk turut serta serta bersama sama elemen masyarakat, Polri dan TNI dalam menjaga kabupaten Sleman supaya tetap kondusif.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment