- BEM SI SIAP MENJADI PELOPOR PERJUANGAN PENDIDIKAN DAN MENJAGA KONDUSIFITAS DI YOGYAKARTA
- ALIANSI MAHASISWA UNY SIAP MEMPERJUNGKAN KEBEBASAN PERDANA ARIE DAN MENJAGA SLEMAN TETAP KONDUSIF
- SATGAS DPC PDIP KABUPATEN SLEMAN PERKUAT SOLIDITAS DAN KOMITMEN JAGA KAMTIBMAS
- KOMITMEN ALIANSI RAKYAT PEDULI INDONESIA (ARPI) DALAM MENJAGA INTEGRITAS DAN KEAMANAN DI KABUPATEN S
- KELUARGA MADURA YOGYAKARTA SIAP MEMBANTU MENCIPTAKAN SITUASI KAMTIBMAS YANG KONDUSIF DI KABUPATEN SL
- BRIGADE JOXZIN SATU KOMANDO PAKEM TEGASKAN KOMITMEN JAGA KAMTIBMAS
- SINERGI DPW FRONT PERSAUDARAAN ISLAM DIY DALAM MENJAGA KAMTIBMAS DI BUMI SEMBADA
- PAGUYUBAN PEDAGANG PASAR JANGKANG JAGA HARGA SEMBAKO MENJELANG HARI RAYA NATAL DAN TAHUN BARU 2025/2
- SEKOLAH POLITIK 101 DUKUNG SLEMAN TETAP AMAN
- LASKAR MACAN LORENG KABUPATEN SLEMAN BERKOMITMEN MENJAGA KAMTIBMAS SLEMAN KONDUSIF
MANTAN NARAPIDANA TERORIS DI SLEMAN BERSEDIA MENCIPTAKAN SITUASI KAMTIBMAS YANG AMAN
Mantan Narapidana Teroris Di Sleman Bersedia Menciptakan Situasi Kamtibmas Yang Aman Menjelang Hari Raya Idhul Fitri
Menjelang perayaan hari Raya Idhul Fitri 1 Syawal 1445 H atau Lebaran 2024 situasi keamanan Nasional belum sepenuhnya kondusif. Diketahui tahun 2024 merupakan tahun politik dimana pada tanggal 14 Februari 2024 yang lalu telah dilaksanakan pemilu serentak dan saat ini proses pemilu tersebut masih berlangsung sampai dengan akhir tahun 2024.
Seperti halnya hari-hari besar Nasional lainnya, Hari Raya Idhul Fitri 1 Syawal 1445 H juga rawan gangguan ancaman keamanan tidak terkecuali aksi terorisme. Para pelaku biasanya mengambil moment hari besar Nasional dalam melakukan aksinya guna mengganggu kestabilitasan keamanan nasional yang sejauh ini bisa dibilang cukup kondusif.
Baca Lainnya :
- FKPPI KABUPATEN SLEMAN SIAP IKUT MENJAGA KEAMANAN, KEDAMAIAN, DAN KETERTIBAN0
- ORGANISASI BARATIKAM (BARISAN INTI KEAMANAN) DIY BERSEDIA MENCIPTAKAN SITUASI KAMTIBMAS YANG AMAN 0
- KOMUNITAS DRIVER SHOPEEFOOD YOGYAKARTA AKAN KEDEPANKAN MUSYAWARAH MUFAKAT0
- ALIANSI MAHASISWA YOGYAKARTA SIAP MENCIPTAKAN SITUASI KAMTIBMAS KONDUSIF DI SLEMAN0
- LASKAR MACAN LORENG BERKOMITMEN MENJAGA KAMTIBMAS SLEMAN KONDUSIF0
Sebagai upaya pencegahan aksi teror tersebut terjadi, berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah melalui aparat keamanan salah satunya Polri guna melakukan langkah-langkah antisipasi dengan langkah-langkah persuasive yaitu melakukan pendekatan kepada mantan-mantan pelaku teror yang dianggap sudah menyadari kesalahannya untuk bersedia membantu dalam upaya pencegahan aksi teror yang mungkin terjadi.
Diwilayah Kabupaten Sleman terdapat beberapa mantan narapidana teroris yang tinggal tersebar di berbagai Kecamatan diantaranya Berbah, Depok, Pakem, Seyegan, Moyudan, Mlati dan Pakem. Dimana para mantan Napiter tersebut sebagian sudah bisa membaur ditengah masyarakat, namun ada juga yang belum bisa menyesuaikan diri terhadap lingkungan.
Bagi para mantan narapidana teroris yang belum bisa berbaur dengan masyarakat kemungkinan besar masih mempercayai serta menganut faham-faham radikal dan sangat rentan kembali masuk kepada jaringan-jarinagn teroris yang ujungnya akan melakukan aksi teror kembali. apabila tidak ada langkah nyata untuk merangkul serta mengedukasi untuk kembali kepada NKRI.
Mensikapi besarnya potensi ancaman bagi keamanan nasional tersebut salah satu cara yang cukup efektif adalah dengan merekrut eks Napiter yang sudah menyadari kesalahannya dan kembali kepada NKRI untuk membujuk serta merangkul kepada eks Napiter lainnya agar bersedia meninggalkan faham-faham radikalisme maupun terorisme dan kembali kepangkuan ibu pertiwi yang bersama-sama masyarakat membangun Indonesia yang sesuai dengan Pancasila.
Salah satu mantan Narapidana Teroris yang saat ini sudah menyadari kesalahannya dimasa lalu serta bisa membaur ditengah masyarakat adalah Sdr. Fajar Dwi Setyo (Ex. Napiter bom buku) d/a Dsn. Blembem Kidul RT 02 RW 11 Ds. Harjobinangun Kec. Pakem Kab. Sleman D.I. Yogyakarta
Sdr. Fajar Dwi Setyo Ditangkap oleh Densus 88 Mabes Polri pada 27 April 2011 karena membeli bahan peledak dan membantu membuat Bom Buku serta meletak- kan bom di Puspitek Tanggerang. Dijerat dengan pasal 6, 7, 9, 11, 13, huruf a, b,c atau Pasal 15 UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Terorisme. Disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur dengan putusan kurungan 8 tahun penjara di Rutan mako Brimob Depok Jabar. Bebas pada tahun 2016 dan kembali ke rumah orang tuanya ibu. Irah (Pensiunan PNS), di Ds. Blembem Kidul RT 02 RW 11 Harjobinangun Pakem Sleman
Sdr. Fajar Dwi Setyo mempunyai jaringan ex. Napiter yang luas di wilayah Yogyakarta. Sdr. Fajar Dwi Setyo (Ex. Napiter bom buku) tinggal di Blembem kidul Rt 002/011 Harjobinangun Pakem Sleman Yogyakarta. Sdr. Fajar Dwi Setyo (Ex. Napiter bom buku) diperkirakan mampu menjadi figure dalam rangka deradikalisasi dan pencegahan masuknya paham radikalisme di masyarakat.
Yang bersangkutan saat ini sudah kembali kepangkuan ibu Pertiwi dan bersumpah setia kepada NKRI, hal itu ditunjukkan dengan kesungguhannya dalam berperan aktif mengedukasi masyarakat serta membantu aparat dalam menyadarkan para mantan Narapidana Teroris untuk ikut serta kembali kepangkuan ibu pertiwi.






