- BEM SI SIAP MENJADI PELOPOR PERJUANGAN PENDIDIKAN DAN MENJAGA KONDUSIFITAS DI YOGYAKARTA
- ALIANSI MAHASISWA UNY SIAP MEMPERJUNGKAN KEBEBASAN PERDANA ARIE DAN MENJAGA SLEMAN TETAP KONDUSIF
- SATGAS DPC PDIP KABUPATEN SLEMAN PERKUAT SOLIDITAS DAN KOMITMEN JAGA KAMTIBMAS
- KOMITMEN ALIANSI RAKYAT PEDULI INDONESIA (ARPI) DALAM MENJAGA INTEGRITAS DAN KEAMANAN DI KABUPATEN S
- KELUARGA MADURA YOGYAKARTA SIAP MEMBANTU MENCIPTAKAN SITUASI KAMTIBMAS YANG KONDUSIF DI KABUPATEN SL
- BRIGADE JOXZIN SATU KOMANDO PAKEM TEGASKAN KOMITMEN JAGA KAMTIBMAS
- SINERGI DPW FRONT PERSAUDARAAN ISLAM DIY DALAM MENJAGA KAMTIBMAS DI BUMI SEMBADA
- PAGUYUBAN PEDAGANG PASAR JANGKANG JAGA HARGA SEMBAKO MENJELANG HARI RAYA NATAL DAN TAHUN BARU 2025/2
- SEKOLAH POLITIK 101 DUKUNG SLEMAN TETAP AMAN
- LASKAR MACAN LORENG KABUPATEN SLEMAN BERKOMITMEN MENJAGA KAMTIBMAS SLEMAN KONDUSIF
PMII SIAP BERKERJA SAMA DENGAN TNI POLRI UNTUK MENJAGA KEAMANAN DI WILAYAH SLEMAN.
PMII siap berkerja sama dengan TNI Polri untuk menjaga keamanan di wilayah Yogyakarta khususnya Kabupaten Sleman.

Eksistensi gerakan mahasiswa dalam konteks politik, sosial, dan budaya merupakan bagian tak terpisahkan dari sejarah. Gerakan mahasiswa memuat makna gerakan moral yang berada di garis depan melawan ketidakadilan, penyelewengan, dan otoritarianisme yang dilakukan oleh pemerintah dan elit kekuasaan. Di tengah dinamika ini, mahasiswa dianggap sebagai agen perubahan melalui gerakan sosial dan moral yang mereka anut.Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), sebagai salah satu organisasi mahasiswa terbesar di Indonesia, mewakili komitmen keislaman dan keindonesiaan dalam kesadaran beragama, berbangsa, dan bernegara. Dengan misi ini, PMII menganggap dirinya sebagai agen perubahan dan pengemban misi intelektual yang bertanggung jawab dalam meningkatkan martabat umat manusia, memerangi kemiskinan, kebodohan, dan keterbelakangan baik secara spiritual maupun materiil. Tujuan dan visi PMII meliputi pembentukan pribadi muslim yang bertakwa, berbudi luhur, berilmu, cakap, dan bertanggung jawab dalam mengamalkan ilmu serta memperjuangkan cita-cita kemerdekaan Indonesia.
Dari visi, misi, dan tujuan tersebut, jelas terlihat kontribusi gerakan PMII dalam perjalanan bangsa. PMII secara konsisten mengawal dan mempengaruhi perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara, baik dalam konteks kebangsaan maupun keislaman. Dinamika perubahan bangsa ini tidak lepas dari peran dan tanggung jawab gerakan sosial-moral yang dijalankan oleh PMII.Sejarah gerakan mahasiswa di seluruh Indonesia menunjukkan kehadiran PMII dalam mengawal isu-isu politik, budaya, dan ekonomi. PMII aktif dalam memperjuangkan persoalan-persoalan lokal yang memihak pada kepentingan rakyat, serta mendorong transformasi menuju masyarakat yang demokratis dan non diskriminatif. Di Jawa Tengah, PMII memiliki 20 cabang yang berkoordinasi di bawah Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Jawa Tengah, dengan setiap cabang menggerakkan kaderisasi di kampus-kampus lokalnya. Keberadaan ini menjadi modal besar dalam transformasi sosial di tingkat lokal.
Baca Lainnya :
- PERAN SERTA KOKAM DALAM PENANGGULANGAN TERORISME, RADIKALISME DAN INTOLERANSI0
- PONDOK PESANTREN HIDAYATULLOH SIAP IKUT JAGA SLEMAN0
- BRIGADE REMBLONX BERKOMITMEN MENJAGA KAMTIBMAS SLEMAN KONDUSIF.0
- ALIANSI SOLIDARITAS MAHASISWA BIMA DOMPU DI SLEMAN SIAP MENJAGA KONDUSIFITAS SLEMAN0
- LASKAR PEJUANG SYAHADAT SIAP WUJUDKAN PILKADA SERENTAK TAHUN 2024 AMAN0
Secara nasional, PMII telah memainkan peran penting dalam sejarah bangsa. Sejak tahun 90-an, PMII menghadirkan gagasan kritis-solutif dan terlibat dalam perubahan rezim orde baru. PMII senantiasa berada dalam posisi melawan kekuatan negara dan menjadi pelindung bagi kelompok masyarakat yang tertindas. Dengan pendekatan Paradigma Kritis Transformatif (PKT), PMII mampu mengubah paradigma gerakannya menuju perubahan yang lebih strategis dan taktis.
Meskipun cenderung revolusioner-radikal, gerakan PMII tetap mengedepankan sikap toleransi dan menghormati hak-hak asasi. PMII juga aktif dalam diskursus intelektual mengenai Islam transformatif, demokrasi, pluralisme, masyarakat komunikatif, teori kritis, dan postmodernisme. Gerakan ini menunjukkan keaktifan dan keseimbangan dalam perdebatan intelektual, dengan kader PMII yang memiliki penguasaan wacana keilmuan yang tradisional dan minat yang besar terhadap pemikiran kiri dan tokoh Islam radikal.
Dengan demikian PMII siap berkerja sama dengan TNI Polri untuk menjaga keamanan di wilayah Yogyakarta khususnya Kabupaten Sleman.






