- BEM SI SIAP MENJADI PELOPOR PERJUANGAN PENDIDIKAN DAN MENJAGA KONDUSIFITAS DI YOGYAKARTA
- ALIANSI MAHASISWA UNY SIAP MEMPERJUNGKAN KEBEBASAN PERDANA ARIE DAN MENJAGA SLEMAN TETAP KONDUSIF
- SATGAS DPC PDIP KABUPATEN SLEMAN PERKUAT SOLIDITAS DAN KOMITMEN JAGA KAMTIBMAS
- KOMITMEN ALIANSI RAKYAT PEDULI INDONESIA (ARPI) DALAM MENJAGA INTEGRITAS DAN KEAMANAN DI KABUPATEN S
- KELUARGA MADURA YOGYAKARTA SIAP MEMBANTU MENCIPTAKAN SITUASI KAMTIBMAS YANG KONDUSIF DI KABUPATEN SL
- BRIGADE JOXZIN SATU KOMANDO PAKEM TEGASKAN KOMITMEN JAGA KAMTIBMAS
- SINERGI DPW FRONT PERSAUDARAAN ISLAM DIY DALAM MENJAGA KAMTIBMAS DI BUMI SEMBADA
- PAGUYUBAN PEDAGANG PASAR JANGKANG JAGA HARGA SEMBAKO MENJELANG HARI RAYA NATAL DAN TAHUN BARU 2025/2
- SEKOLAH POLITIK 101 DUKUNG SLEMAN TETAP AMAN
- LASKAR MACAN LORENG KABUPATEN SLEMAN BERKOMITMEN MENJAGA KAMTIBMAS SLEMAN KONDUSIF
ALIANSI MAHASISWA UNY SIAP MENJAGA KONDUSIFITAS DI YOGYAKARTA
Aliansi Mahasiswa UNY Tetap Menjaga Kondusifitas Pada Kegiatan Diskusi Safari Mayday Kolaborasi 4 Bem Universitas Di Yogyakarta
Setiap tanggal 1 Mei,
banyak negara di seluruh dunia merayakan Hari Buruh Internasional, atau yang
sering disebut dengan May Day. Hari Buruh diperingati untuk
menghormati hak pekerja dan pengabdian mereka dalam meningkatkan kualitas hidup
dan kondisi kerja mereka.
Indonesia negara yang salah satu ikut serta dalam
memperingati hari buruh/ May Day setiap tanggal 1 Mei, beberapa kegiatan dilakukan
dalam memperingati May Day baik positif maupun aksi turun kejalan/ unjuk rasa menuntut hak-hak buruh yang belum terpenuhi yang
dapat menganggu situasi kamtibmas.
Di wilayah
Kabupaten Sleman juga memperingati hari May Day 2024, di Kabupaten
Sleman perayaan May Day di selenggarkan oleh Pemerintah kabupaten Sleman di
Lapangan Denggung, Sleman. Namun juga ada yang menyelenggarkan perayaan May Day
secara suwadaya/kelompok, sebagai bentuk kepedulian terhadap pekerja buruh dan
kesejahteraan buruh.
Baca Lainnya :
- EX-KARYAWAN PT. PRIMISSIMA MEDARI SIAP MENJAGA SITUASI KAMTIBMAS DI KABUPATEN SLEMAN0
- HAMKA DARWIS SAWAHAN BERKOMITMEN MENJAGA KABUPATEN SLEMAN TETAP AMAN DAN KONDUSIF.0
- LASKAR BANTENG NOTO SUKARJO : SIAP MENJAGA KAMTIBMAS MENJELANG PILKADA 20240
- PMII SIAP BERKERJA SAMA DENGAN TNI POLRI UNTUK MENJAGA KEAMANAN DI WILAYAH SLEMAN.0
- PERAN SERTA KOKAM DALAM PENANGGULANGAN TERORISME, RADIKALISME DAN INTOLERANSI0
Fenomena tentang buruh dari
masa pra sampai dengan pasca reformasi 1998 sampai saat ini 2024 masih menjadi
fakta yang menarik untuk dicermati dan menjadi perhatian pemerintah, dimana
massa buruh yang mempunyai kekuatan atau jumlah yang sangat besar bisa
dimanfaatkan oleh berbagai pihak untuk kepentingan kelompok baik
politisasi/kepentingan politik, kepentingan ekonomi dan juga berkaitan dengan
kepentingan dalam menunjang situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Ketika
nasib buruh terabaikan atas hak-hak yang seharusnya diterima, apabila
pemerintah dalam penanganannya tidak profesional akan menimbulkan gejolak
sosial politik yang sangat beresiko bagi situasi keamanan dan ketertiban di dalam
negeri yang dipengaruhi oleh ketidak stabilan politik dan ekonomi atas apa yang
dilakukan oleh massa buruh.
Permasalahan yang selalu
muncul adalah menyangkut kesejahteraan serta nasib buruh akan hak-haknya yang
diakibatkan oleh beberapa faktor baik eksternal maupun internal, terlebih
akibat adanya kebijakan pemerintah berupa diterbitkannya sebuah regulasi yang
tidak melibatkan buruh melalui perwakilannya dalam hal ini Serikat Pekerja,
maka jika regulasi tersebut dinilai melemahkan posisi buruh yang sampai saat
ini memang masih tampak termarginalkan, maka akan berdampak pada gejolak buruh
yang terrjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia.
Pro Kontra terhadap aksi
buruh selalu muncul dimana buruh selalu diposisikan tidak di untungkan dan
pemerintah atau pemilik usaha memposisikan dirinya yang menguntungkan, sehingga
perbedaan tersebut apabila saling dipertahankan oleh masing-masing pihak tidak
akan menemukan jalan keluar dan solusi terbaik, sehingga pemerintah tidak mau
mengeluarkan kebijakan yang dinilai dapat mengakomodir kepentingan pekerja
buruh dan lebih rentan lagi apabila kepentingan buruh ditunggangi oleh
kepentingan politik tertentu yang tentu saja dapat menimbulkan gangguan
kamtibmas.
Tidak hanya pekerja
buruh, namun mahasiswi - mahasiswa juga
turut serta ambil bagian dalam perayaan hari buruh Internasional sebagai bentuk
kepedulian terhadap pekerja buruh di Indonesia. Pada tahun ini mahasiswa –
mahasiswai UNY mempunyai gagasan untuk memriahkan May DAY 2024 dengan
mengadakan Safari Mayday Kolaborasi 4 BEM Universitas di Yogyakarta. Sebagai
bentuk nyata kepedulian terhadap pekerja buruh Indonesia, kususnya pekerja
buruh yang berada di wilayah Kabupaten Sleman. Sdr. Farras
Raihan selaku Ketua BEM UNY
menyatakan siap bersinergi bersama Polri dalam menciptakan situasi kamtibmas
yang kondusif di Wilayah Kabupaten Sleman.






