- BEM SI SIAP MENJADI PELOPOR PERJUANGAN PENDIDIKAN DAN MENJAGA KONDUSIFITAS DI YOGYAKARTA
- ALIANSI MAHASISWA UNY SIAP MEMPERJUNGKAN KEBEBASAN PERDANA ARIE DAN MENJAGA SLEMAN TETAP KONDUSIF
- SATGAS DPC PDIP KABUPATEN SLEMAN PERKUAT SOLIDITAS DAN KOMITMEN JAGA KAMTIBMAS
- KOMITMEN ALIANSI RAKYAT PEDULI INDONESIA (ARPI) DALAM MENJAGA INTEGRITAS DAN KEAMANAN DI KABUPATEN S
- KELUARGA MADURA YOGYAKARTA SIAP MEMBANTU MENCIPTAKAN SITUASI KAMTIBMAS YANG KONDUSIF DI KABUPATEN SL
- BRIGADE JOXZIN SATU KOMANDO PAKEM TEGASKAN KOMITMEN JAGA KAMTIBMAS
- SINERGI DPW FRONT PERSAUDARAAN ISLAM DIY DALAM MENJAGA KAMTIBMAS DI BUMI SEMBADA
- PAGUYUBAN PEDAGANG PASAR JANGKANG JAGA HARGA SEMBAKO MENJELANG HARI RAYA NATAL DAN TAHUN BARU 2025/2
- SEKOLAH POLITIK 101 DUKUNG SLEMAN TETAP AMAN
- LASKAR MACAN LORENG KABUPATEN SLEMAN BERKOMITMEN MENJAGA KAMTIBMAS SLEMAN KONDUSIF
MANTAN NARAPIDANA TERORIS KAB SLEMAN SIAP MENJADI MITRA DERADIKALISASI
Mantan Narapidana Teroris Kab Sleman siap menjadi mitra deradikalisasi

Masih adanya ancaman yang ditimbulkan oleh kembalinya militan asing ke negara asal mereka masih ada sejumlah besar militan yang tidak diketahui keberadaannya, beberapa di antaranya mungkin pergi ke zona konflik dan berfungsi sebagai pengganda kekuatan bagi kelompok-kelompok jihad yang berperang dalam perang saudara atau pemberontakan di suatu Negara
Selain militan asing, yang perlu diwaspadai adalah para mantan narapidana teroris yang setelah keluar dari lembaga pemasyarakatan belum bisa menyesuaikan diri dengan masyarakat sehingga mudah untuk kembali kepada paham-paham radikalisme yang mereka anut sebelumnya.
Baca Lainnya :
- MASYARAKAT DUSUN SEDAN AKAN JALIN KOORDINASI DENGAN PIHAK CAFE INSOMNIA0
- PKJ DRIVER ONLINE YOGYAKARTA KOMITMEN JAGA KONDUSIFITAS WILAYAH0
- ALIANSI MAHASISWA UNY SIAP MENJAGA KONDUSIFITAS DI YOGYAKARTA0
- EX-KARYAWAN PT. PRIMISSIMA MEDARI SIAP MENJAGA SITUASI KAMTIBMAS DI KABUPATEN SLEMAN0
- HAMKA DARWIS SAWAHAN BERKOMITMEN MENJAGA KABUPATEN SLEMAN TETAP AMAN DAN KONDUSIF.0
Diwilayah Kabupaten Sleman terdapat 16 (enam Belas) mantan narapidana teroris yang tinggal tersebar di berbagai Kecamatan diantaranya Berbah, Depok, Pakem, Seyegan, Moyudan, Mlati dan Pakem. Dimana para mantan Napiter tersebut sebagian sudah bisa membaur ditengah masyarakat, namun ada juga yang belum bisa menyesuaikan diri terhadap lingkungan.
Bagi para mantan narapidana teroris yang belum bisa berbaur dengan masyarakat kemungkinan besar masih mempercayai serta menganut faham-faham radikal dan sangat rentan kembali masuk kepada jaringan-jarinagn teroris yang ujungnya akan melakukan aksi teror kembali. apabila tidak ada langkah nyata untuk merangkul serta mengedukasi untuk kembali kepada NKRI.
Mensikapi besarnya potensi ancaman bagi keamanan nasional yang diakibatkan oleh para Combatan atau eks Napiter tersebut salah satu cara yang cukup efektif adalah dengan merekrut eks Napiter yang sudah menyadari kesalahannya dan kembali kepada NKRI untuk membujuk serta merangkul kepada eks Napiter lainnya agar bersedia meninggalkan faham-faham radikalisme maupu n terorisme dan kembali kepangkuan ibu pertiwi yang bersama-sama masyarakat membangun Indonesia yang sesuai dengan Pancasila.
Salah satu mantan Narapidana Teroris yang saat ini sudah menyadari kesalahannya dimasa lalu serta bisa membaur ditengah masyarakat adalah Sdr Muhamad Saifudin Alias Udin Alias Mus’ab Alias Ayyasbi Alias Abu Amar, eks Napiter yang terlibat Jaringan teroris nasional dan satu Kos / Kampus dengan Gun Gun (adik Hambali). Saifudin tertangkap di Pakistan, pada 15 Agustus 2004 disidang di PN Jakarta Pusat dengan tuduhan melanggar No.09 tahun 1992 dengan hasil putusan pidana penjara selama 22 bulan sejak 20 Agustus 2002 di LP Salemba Jakarta.
Setelah bebas, yang bersangkutan kembali ke rumahnya di Dusun Kedung Banteng Rt02 Rw15 Sumberagung Kec. Moyudan Sleman dan menjalani rutinitas sehari-hari layaknya masyarakat pada umumnya yaitu bersosialisasi dengan warga sekitar, saat ini Saifudin berwirausaha dengan peternak kambing serta mengelola kolam ikan nila.
Sdr. Muhamad Saifudin Alias Udin Alias Mus’ab Alias Ayyasbi Alias Abu Amar mempunyai jaringan ex. Napiter yang luas di wilayah Yogyakarta. yang bersangkutan dikenal cukup dekat dengan Sdr. Fajar Dwi Setyo (Ex. Napiter bom buku). dengan jangkauan jaringan teroris yang cukup luas Saifudin diperkirakan mampu menjadi figure dalam rangka deradikalisasi dan pencegahan masuknya paham radikalisme di masyarakat khususnya wilayah Yogyakarta.
Yang bersangkutan saat ini sudah kembali kepangkuan ibu Pertiwi dan bersumpah setia kepada NKRI, hal itu ditunjukkan dengan kesungguhannya dalam berperan aktif mengedukasi masyarakat serta membantu aparat dalam menyadarkan para mantan Narapidana Teroris untuk ikut serta kembali kepangkuan ibu pertiwi. selain itu setelah bebas sdr Saifudin rutin mengikuti kegiatan Upacara bendera dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI.






