BEM UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA SIAP TURUT SERTA BERSAMA ELEMEN MASYARAKAT, POLRI DAN TNI DALAM ME
BEM UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta siap turut serta bersama elemen masyarakat, Polri dan TNI dalam menjaga kabupaten Sleman supaya tetap kondusif.

By ADMIN 09 Agu 2023, 10:19:17 WIB Seni & Budaya
BEM UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA SIAP TURUT SERTA BERSAMA ELEMEN MASYARAKAT, POLRI DAN TNI DALAM ME

Sebagai negara demokrasi, mahasiswa menjadi salah satu aktor yang mengawasi dan menjaga jalannya demokrasi. Secara historis, gerakan mahasiswa banyak terlibat dalam kehidupan politik Indonesia. Melalui serangkaian pergerakan, mahasiswa senantiasa menyampaikan aspirasi tentang jalannya pemerintahan dan kebijakan pemerintah, agar semata-mata tetap memprioritaskan kepentingan rakyat.

 

Demonstrasi menjadi salah satu cara mahasiswa menyampaikan aspirasi terhadap pemerintah. Kebersamaan mahasiswa dalam berpendapat diharapkan menggugah para wakil rakyat dan pemerintah, agar tetap memegang norma-norma kemanusiaan dalam menjalankan roda pemerintahan.

Baca Lainnya :

 

Demonstrasi-demonstrasi mahasiswa mulai bermunculan seiring dengan memanasnya situasi politik dan ekonomi pada tahun 1960-an, yang mendorong adanya krisis ekonomi dan politik. Krisis ekonomi terjadi karena adanya inflasi yang mencapai angka 450–600% karena pemerintah mencetak uang yang sangat banyak. Akibat dari adanya inflasi adalah harga-harga barang justru makin sulit didapatkan oleh masyarakat berpenghasilan rendah.

 

Sementara itu, krisis politik terjadi karena situasi perpolitikan Indonesia pada saat itu didominasi oleh tiga kekuatan yang berbeda: Bung Karno, Angkatan Darat, dan PKI. Angkatan Darat dan PKI saling bertentangan, akan tetapi kedua kubu masing-masing mencitrakan diri sebagai pendukung Presiden Soekarno. Eskalasi situasi politik yang makin memburuk ditandai dengan peristiwa Gerakan 30 September 1965, peristiwa penyerangan terhadap para jenderal Angkatan Darat yang menelan tujuh korban. PKI dianggap bersalah dalam Gerakan 30 September, sementara Bung Karno yang dekat dengan PKI berada dalam posisi yang sulit.

 

Dengan dibantu oleh Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI), pada tahun 1966 mahasiswa melakukan rangkaian aksi demonstrasi untuk menyalurkan aspirasi tentang ketidakpuasan terhadap pemerintahan Soekarno.

 

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta aktif dalam menanggapi permasalahan yang ada di Indonesia baik itu soal pendidikan, kesehatan, agraria, dan bahkan infrastruktur. Hal tersebut dianggap karena ketidakmampuan negara dalam menjamin kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia.

 

Baru baru ini Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyuarakan aksi terkait pembayaran Uang Kuliah Tunggal yang menurut rencana dari pihak kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta akan memberikan keringanan kepada mahasiswa yang kurang mampu namun sampai saat ini belum terealisasikan.

 

Aksi demonstrasi Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga  sebagai bentuk tuntutan pada rektorat UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Pasalnya, pihak rektorat belum memberi solusi kepada mahsasiswa yang belum mampu membayar UKT yang terlalu tinggi

 

Sdr. Ahmad Makarim Pramudita, Mahasiswa Strata S-1 Jurusan Biologi yang menjadi Ketua DEMA UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini siap memimpin Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta untuk berjuang dengan tetap menjaga kondusifitas di Kabupaten Sleman. BEM UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sendiri menyatakan siap menjadi pelopor generasi muda terutama Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta untuk turut serta serta bersama sama elemen masyarakat, Polri dan TNI dalam menjaga kabupaten Sleman supaya tetap kondusif.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment